Antisipasi Perubahan

Menyenangkan! Menjengkelkan! Perubahan terus menerus mengambil tempat dalam hidup kita. Perubahan tidak pernah berhenti. Dan satu-satunya yang konstan dalam hidup ini adalah perubahan.

Perubahan kurikulum pendidikan, pelayanan kesehatan, ekonomi; kenaikan harga, kemiskinan, kurangnya lapangan pekerjaan. Yang tersisa yang dapat kita lakukan adalah membiasakannya, dan menjadikan perubahan sebagai sarana untuk menuju yang terbaik dalam hidup kita. Apa yang dapat kita lakukan untuk tidak membiarkan perubahan ini memakan kita hidup-hidup?

Bagaimana Anda Berurusan dengan Perubahan?

Saya mendefinisikan puisi sebagai musik verbal. Dalam berlalunya waktu, saya berusaha menangkap satu momen, sebuah emosi ataupun ide, dan menerjemahkannya ke dalam kumpulan kata-kata singkat tersambung berirama. Misal, memvisualisasikan seorang petani dengan kesederhanaannya, dan membiarkan daya imajinasi saya membuat terjemahannya sendiri. Ketika pikiran kreatif saya menceritakan dirinya sendiri ke dalam sebuah kisah atau -bahkan bisa jadi- menjadi lebih kompleks, biasanya berkembang menjadi sebuah lagu.

Seperti itulah mungkin perubahan. Thus, sementara Anda selalu mampu mengendalikan perubahan, Andapun mampu mengubah hasilnya.

Mengubahnya dengan mengantisipasinya terlebih dahulu, biar Anda bisa membuat kisah yang segar seperti Thor Ragnarok versus membiarkan perubahan membuat Anda KO.

We’re the younger generation
And we’re here to face the day
….
Ready for a change in the weather
~ Tesla

Antisipasi, prediksi, lihat gejala-gejalanya, karena perubahan sedang berjalan menuju Anda, pasti. Andapun harus siap ketika perubahan tiba di depan Anda. Alih-alih, Anda samperin saja tuh perubahan 🙂

Anda pelajari, dan Anda usahakan agar perubahan sejalan dengan kesukaan Anda. Pahami mana yang dapat Anda pengaruhi dan mana yang tidak dapat Anda kendalikan. Terkadang perubahan memerlukan pengertian ‘ia itu begitu’, tetap semangat, dan lanjutkan. Penerimaan dan pengertian bisa mendorong Anda, ya, daripada menunggu suatu hal berubah kembali.

Tidak selalu harus melupakan yang telah berlalu. Perubahan berjalan terus, hal yang dianggap kolot, seringkali menjadi muda lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s